Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak, NEOimpactor, singkatan dari "NEO" atau Near Earth Object programme NASA, didapati ada 10 negara yang paling mempunyai resiko yaitu: China, Indonesia, India, Jepang, Amerika Serikat, Filipina, Italia, Inggris, Brazil, dan Nigeria.
Dari sepuluh negara yang beresiko, ada lima negara yang berpotensi kehilangan nyawa manusia paling banyak. Kelima negara tersebut adalah China, Indonesia, India, Jepang dan Amerika Serikat. Negara yang menghadapi dampak ekonomi paling parah karena hancurnya infrastruktur akibat tabrakan asteroid adalah Amerika Serikat, China, Swedia, Kanada dan Jepang.
Sekitar seratus tahun yang lalu sebuah kawasan terpencil di dekat Sungai Tunguska menjadi saksi hidup ledakan asteroid yang relatif kecil. Namun demikian, diameter bekas ledakan mencapai sekitar 50 meter dan menghanguskan serta membuat rata hutan. Jika jatuh dan meledak di tengah kota London atau New York, tentu dapat meluluhlantahkan semuanya.
